Saturday, May 2, 2015

Renungan - 26 April 2015

TAWARAN SANG GEMBALA AGUNG: HIDUP BERKELIMPAHAN BERSAMA KOMUNITAS
Kisah Para Rasul 4:5-12; Mazmur 23; 1Yohanes 3:16-24; Yohanes 10:11-18

Hidup berkelimpahan adalah dambaan semua orang. Hampir tidak ada orang yang ingin hidupnya biasa-biasa saja, atau pas-pasan. Orang ingin mendapatkan hidup yang berkelimpahan, sebab dia akan dapat memenuhi semua keinginannya, bahkan menguasai orang lain. Keinginan untuk hidup berkelimpahan kadang membuat manusia jatuh pada penyempitan makna hidup yang diukur hanya kepemilikan materi, karier, kedudukan dan kuasa. Pada akhirnya, manusia kehilangan kasih kepada sesamanya. Dunia kita saat ini memperlihatkan sempitnya makna hidup berkelimpahan.
Allah sebagai gembala merupakan pernyataan iman orang percaya. Melalui kehadiran Gembala Agung, kita merasakan kehadiran Allah yang penuh kasih, yang rela berkorban, melindungi dan memulihkan hidup. Inilah yang dilakukan Allah melalui peristiwa Paska, sebagai puncak dari kasih-Nya yang diberikan kepada manusia. Jika kita telah menerima kasih Allah yang sempurna ini, sesungguhnya kita telah mendapatkan hidup yang berkelimpahan. Hidup kita sudah cukup untuk merasakan kebahagiaan kekal. Kita telah mendapatkan apa yang kita butuhkan: penerimaan, penebusan, dan kepercayaan dari Alllah.
Paska selalu mengingatkan bahwa kita telah menerima hidup berkelimpahan dari Allah. Demikian pula, Paska mengingatkan kita untuk berbagi hidup berkelimpahan bersama orang lain, bersama komunitas di luar diri kita. Kita dipanggil menjadi gembala bagi orang lain. Dunia kita yang tidak ramah saat ini membutuhkan kasih yang menerima, menembus dan memulihkan.

 (Diambil dari buku Dian Penuntun edisi 19 hal. 299-300)

No comments:

Followers

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda


Kami Kerjalayan Kesehatan Anda

Kami Kerjalayan Kesehatan Anda