Sunday, July 24, 2016

Ringkasan Khotbah - 17 Juli 2016

BERJUMPA DENGAN ALLAH YANG HIDUP
Kejadian 18:1-10; Mazmur 15; Kolose 1:15-28; Lukas 10:38-42

Allah menjumpai manusia. Inilah rahasia terbesar dari berita Kitab Suci. Beragam cara Allah menjumpai manusia. Menariknya, Ia seringkali menjumpai manusia dengan cara yang tak terduga. Ia menjumpai manusia dalam kesehariannya, seperti dalam kisah perjumpaan Allah dengan Abraham. Allah juga menjumpai Paulus dengan cara yang tak terduga. Puncak pernyataan Allah adalah di dalam Kristus, Allah yang menjadi manusia, di dalam daging. Inilah rahasia terbesar yang menjadi berita utama Perjanjian Baru.
Pada masa kini banyak “propaganda” kelompok yang mengatasnamakan gereja atau persekutuan Kristen, yang “menjual” Allah dengan iming-iming mengalami hidup yang berkelimpahan di dalam Tuhan. Melalui “ritus” tertentu, seolah-olah Allah dapat dikondisikan pasti menjumpai manusia. Suatu deklarasi yang sama sekali jauh dari kebenaran berita Kitab Suci. Baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru menegaskan, Allah menjumpai semata-mata karena kasih karuniaNya. Bukan karena manusia layak apalagi berhak, sebagai imbalan atas perbuatan yang dilakukan. Inilah yang dikatakan oleh Paulus sebagai “rahasia berabad-abad” yang sebenarnya begitu sederhana, yang hanya dapat dimengerti oleh orang yang “miskin hati, miskin budi”, yakni orang yang menyandarkan hidupnya di dalam “kemiskinan” di hadapan Allah. Tidak ada yang dapat dibanggakan di hadapan Dia.
Respons Abraham, Maria dan Paulus melalui cara masing-masing, diharapkan dapat menginspirasi kita mengenai bagaimana memberikan respon yang tepat atas pengalaman perjumpaan dengan Allah. Meskipun mereka berbeda kepribadian, tetapi di dalam kerendahan hati, mereka telah menyambut kehadiran Allah dengan cara yang istimewa.

 (Diambil  dari buku Dian Penuntun  edisi 22 hal. 75-76 )

No comments:

Followers

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda


Kami Kerjalayan Kesehatan Anda

Kami Kerjalayan Kesehatan Anda